Counters
Counters Counter

Semua aktifitas dan perubahan posting akan kami rekam dan. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Tampilkan postingan dengan label KSI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KSI. Tampilkan semua postingan

Etika Penggunaan Teknologi Informasi daD Komunikasi dalam Pendidikan

Etika (ethiq bermakna sektunpulan azas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak, tata cara (adat, sopan santun) nilai rnengenai benar dan salah tentang hak clan kewajiban yang dianut oleh suatu golongan atau masyarakat. Sedangkan TIK dalam konteks yang lebih luas, merangktuni semua aspek yang berhubungan dengan mesin (komputer clan telekomunikas~ clan teknik yang digunakan ~tuk menangkap (mengumpul),
menyimpan, memanipulasi, menghantar clan menampilkan suatu bentukinformasi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sistem Pendukung Keputusan

Landasan Teori Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Sistem pendukung keputusan (SPK) adalah bagian dari Sistem Informasi berbasis kompter, termasuk sistem berbasis pengetahuan (manajemen pengetahuan) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau sebuah perusahaan. Teori umum yang mendasari Decision Support Systems (DSS) : • Herbert A. Simon Menggunakan konsep keputusan terprogram dan tidak terprogram dengan phase pengambilan keputusan yang merefleksikan terhadap pemikisan Decision Support Systems (DSS) saat ini. • G Anthony Gory dan Michael S Scott Morton Menggunakan tahapan dalam pengambilan keputusan dengan membedakan antara struktur masalah dan tingkat keamanan. Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah baik yang bersifat terstuktur, tidak terstuktur, maupun semi-terstuktur. Ada beberapa jenis keputusan berdasarkan sifat dan jenisnya, menurut Herbet A. Simon : 1. Keputusan Terprogram Yaitu Keputusan yang bersifat berulang dan rutin, sedemikian sehingga suatu prosedur pasti telah dibuat untuk menanganinya. 2. Keputusan Tak Terprogram Yaitu keputusn yang bersifat baru, tidak terstruktur dan jarang konsekuen. Tidak ada metode yang pasti untuk menangani masalah tersebut. Dalam mengambil keputusan dibutuhkan adanya beberapa tahapan menurut Herbet A. Simon tahapan dalam Sistem Pengambilan Keputusan (SPK) terdapat empat tahap diantaranya : 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

rekayasa perangkat lunak

download disini 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

sistem informasi

Kecepatan yang saya maksudkan di sini adalah kecepatan aplikasi (*.exe) yang akan di-’nikmati’ oleh user/pengguna aplikasi. Bukan kecepatan seorang programmer untuk menghasilkan sebuah form seperti halnya rapid application development (RAD) yang akan dinikmati oleh programmer.
Mengapa Harus Cepat?
Kecepatan program bagi seorang programmer menunjukkan juga kecakapan memproduksi aplikasi (coding) dengan cara yang tepat. Ingat! Proses adalah sebagian dari hasil. Hasil bagus pastilah terlahir dari proses yang matang, bagus, terencana dan tepat. Bukan kebetulan terjadi. Jika cara programming kita asal-asalan, siap-siaplah menuai kritik bahkan cemooh user: “wah kok lambat ya…”, “Masa untuk proses data harus di tinggal makan siang dulu mas…” :D
Itu dari sudut programmer, bagi sudut corporate/company (dengan jumlah record transaksi yang besar), maka program yang robust dengan kecepatan handal adalah kebutuhan. Misalkan saja sebuah kasir pitstop sebuah depo container dengan antrian panjang. Satu detik saja sangat berharga, klo bisa, begitu di tekan tombol print maka proses cetak langsung ke dua printer dan sebuah form siap input sudah siap di isi tanpa terpengaruh dengan loading data untuk print dsb.

Beberapa Tips Untuk Mendapatkan Kecepatan Optimal

Berikut beberapa catatan singkat yang sempat terekam saat membangun aplikasi.
1. Pilihlah jenis koneksi database yang tepat
Sebelum terlalu jauh digunakan, cobalah beberapa alternatif koneksi yang memungkinkan. Bandingkan dan pilih dengan kecepatan yang paling optimal. Biasanya, koneksi langsung (direct connection) ke database jauh lebih cepat daripada harus melewati lapisan lagi semacam ODBC. Dalam kasus yang saya temui, saya menemukan bahwa koneksi ke PostgreSQL sangat jauh lebih cepat dengan Zeos daripada PsqlODBC.
2. Gunakan DLL untuk membuat program lebih moduler
DLL’s tersebut bisa kita gunakan menimpan prosedur2 yang sering di gunakan. Ini akan membuat file exe jadi lebih kecil ukurannya. DLL bisa dipanggil hanya ketika di perlukan.
3. Open dataset pada saat yang tepat dan memang di butuhkan
Jangan pasang semua dataset pada sebuah form dan di open semua saat form onShow. Open untuk dataset yang dibutuhkan . Jika ada dataset yang mungkin tidak mesti digunakan, open saat akan dibutuhkan saja. Misal dengan :
With Table1 do
if not Active then Open;
4. Gunakan query base daripada table base untuk form transaksi yang memerlukan banyak dataset
Query bisa kita atur untuk mengambil sebagian data saja, meskipun bisa juga dengan mennggunakan TTable dan di filter. Tapi itu akan jauh lebih lambat.
Akan lebih cepat Anda melakukan query dengan :
Insert into customer (nik,...) values ('0001' ... ...)
daripada:
Table1.Append;
Table.FieldByName(’nik’).AsString := ‘0001′;
Dengan query maka client tidak perlu meminta seluruh data (seperti pada table). Performance program akan terjaga. Jika menggunakan cara kedua (TTable), setiap bertambah record itu sama artinya menurunkan performance, semakin lama semakin lambat.
5. Load data sesuai yang diinginkan
Jika form hanyalah untuk input, maka gunakan komponen non DataAware, maksudnya komponen yang tidak berhubungan langsung dengan koneksi database missal TEdit (TDBEdit). Jadi begitu input langsung masukkan pada property SQL.Text := 'insert into ... bla... bla...'
Pilihlah Memory Table daripada TQuery yang dipasangkan dengan TUpdateSQL untuk menqoperasikan sebagian hasil query untuk di edit. Jangan pake Table yang di filter! Ini sama artinya meminta aplikasi load all data kemudian di pilihi.
7. Bijaksanalah menggunakan CalculatedField
Pilihlah query yang cukup kompleks untuk ambil dari beberapa table daripada Anda open satu dataset kemudian menggunakan event onCalculated, yang akan mengisikan field Calculated. Karena onCalculated akan terus di eksekusi sebanyak record yang harus di load. Jika query maka server hanya sekali menerima perintah, di proses dan kirim lagi. Ini juga akan mengurangi beban jaringan daripada cara CalculatedField.

Output Program

1. Cetak Ke Layar
  • Jika dataset sudah tersedia maka jangan pilih report dengan koneksi langsung ke database seperti crytal report tapi pilih reporting tool yang bisa ambil data dari dataset yang sudah terisi pada form.
  • Jika dataset tidak tersedia (biasanya kita masukkan dalam menu laporan input parameter laporan), baru menggunakan report yang akan mengquery data
  • Jika ingin mengeluarkan output ke office document seperti excel, jangan gunakan OleContainer tapi gunakan excel report tool (banyak VCL yang free). OleContainer akan meminta program handle dokumen yang dihasilkan. Ini salah satu (diagnosa saya) yang menyebabkan kadang terasa sangat lambat untuk pasing data. Lain dengan Excel Report yang hanya open excel dan create dokumen, lempar data.
  • Jika ada penghitungan, sorting, dan gruping, pilihlah option untuk hitung di server, tentunya saya memakai asumsi bahwa computer server memang di sediakan untuk operasi data dengan cepat dan handal.
  • Untuk laporan yang menggunakan image (misal foto) yang tersimpan. Batasi ukuran file saat penyimpanan saja. Sehingga saat laporan tidak memberatkan.
2. Pencetakan
  • Pilih print langsung ke printer jika memang tidak memerluka print via jaringan.
  • Gunakan Thread untuk open koneksi dataset untuk dataset yang aman. Thread memungkinan membuka dataset secara bersamaan dalam satu waktu. Jadi tidak sekuensial. Akan tetapi, ini akan menjadi ‘petaka’ manakala kita tidak hati2 dengan mengecek status opennya saat akan menggunakan. karena meski dataset belum open, form sudah bisa di lihat user.

Browse Data dan UI

1. Minimalisasi penggunaan mouse
  • Gunakan shortcut
  • Pemakaian tombol2 yang tepat. Jangan meminta user untuk menekan/klik tombol jika memang transaksi bisa dilakukan tanpa melakukannya. Contoh tombol Add/Edit
  • Minimalisasi browse data dengan jumlah besar. Lebih cepat validasi data setelah user input. Browse data hanya digunakan untuk pencarian jika user memang tidak memegang data transaksi secara jelas(masih perlu proses pencarian).
  • Jika memerlukan browse data, usahakan untuk meminimalisi query dengan minta bantuan user menginput sebagian data. (gunakan ‘ilike’)
2. Efisiensi coding
  • Efisiensikan pemakaian variable pada coding, karena semakin tidak efisien semakin memeberatkan memory. Juga perhatikan coding kita, jangan terburu2 membuat looping yang memerlukan variable jika sebenarnya tidak perlu.
  • Jangan terlalu banyak memakai komponen yang bermacam-macam dari VCL yang berbeda-beda. Ingat semakin banyak unit (kita deklarasikan dengan frasa Uses) akan semakin membuat ukuran file kita besar dan aka mengurangi performance. Misal, klo sudah pakai Developer Express, maka untuk grid, editor2 nya usahakan sama saja. Kecuali memang ada tujuan betul2 khusus. Jika Anda mengganti komponen (menghapusnya dan menggantikan dengan lainnya), usahakan untuk cek di Uses jangan sampai unit2nya masih tertempel terus pada form Anda.
  • Jika Anda menggunakan Skin (seperti SuiSki / Dynamic Skin Form) untuk mempercantik tampilan, sertakan file skin dengan exe. Lebih baik tidak di buat built in. ini menghindari ukuran aplikasi yang membengkak. Jangan lupa untuk men-skin form hanya untuk form itu saja.
Jika ada catatan saya yang salah, sudilah kiranya saya diberi pencerahan ke email langsung. Terima kasih sebelumnya.

by manuli aditama

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS




contoh diatas merupakan C2C karena situs ini menjual produk-produk sepatunya langsung kepada individu untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada saat tertentu.
 C2C adalah model e-commerce yang menjamur di Indonesia saat ini. Contoh lain dari C2C adalah iklan baris dan toko-toko buku online dadakan (dimiliki oleh individu yang umumnya memanfaatkan layanan blog gratis seperti blogspot).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengertian Data dan Informasi

Data merupakan salah satu hal utama yang dikaji dalam masalah TIK. Penggunaan dan pemanfaatan data sudah mencakup banyak aspek. Berikut adalah pembahasan definisi data berdasarkan berbagai sumber.
Data menggambarkan sebuah representasi fakta yang tersusun secara terstruktur, dengan kata lain bahwa “Generally, data represent a structured codification of single primary entities, as well as of transactions involving two or more primary entities .” (Vercellis, 2009: 6). Selain deskripsi dari sebuah fakta, data dapat pula merepresentasikan suatu objek sebagaimana dikemukakan oleh Wawan dan Munir (2006: 1) bahwa “Data adalah nilai yang merepresentasikan deskripsi dari suatu objek atau kejadian (event) “
Dengan demikian dapat dijelaskan kembali bahwa data merupakan suatu objek, kejadian, atau fakta yang terdokumentasikan dengan memiliki kodifikasi terstruktur untuk suatu atau beberapa entitas.
Informasi
Informasi merupakan sesuatu yang dihasilkan dari pengolahan data. Data yang sudah ada dikemas dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah informasi yang berguna. Berikut adalah definisi informasi berdasarkan berbagai sumber.


Informasi merupakan suatu hasil dari pemrosesan data menjadi sesuatu yang bermakna bagi yang menerimanya, sebagaimana dikemukakan oleh Vercellis (2009: 7) “Information is the outcome of extraction and processing activities carried out on data, and it appears meaningful for those who receive it in a specific domain .” Selain merupakan hasil dari pengolahan data, informasi juga menggambarkan sebuah kejadian, sebagaimana dikemukakan oleh Wawan dan Munir (2006: 1) bahwa “Informasi merupakan hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian (event) yang nyata (fact) dengan lebih berguna dan lebih berarti “.
Dengan demikian informasi dapat dijelaskan kembali sebagai sesuatu yang dihasilkan dari pengolahan data menjadi lebih mudah dimengerti dan bermakna yang menggambarkan suatu kejadian dan fakta yang ada.
Knowledge (Pengetahuan)
Dalam menjalankan aktivitasnya, manusia selalu menggunakan pengetahuan. Dengan pengetahuan manusia dapat menentukan langkah terbaik apa saja yang harus dilakukan dalam menentukan suatu keputusan. Berikut adalah pembahasan definisi pengetahuan berdaskan berbagai sumber.
Pengetahuan sebenarnya merupakan sebuah informasi juga yang merupakan hasil dari pengolahan data.  Vercellis (2009: 7) memandang bahwa suatu informasi dikatakan pengetahuan jika dapat digunakan dalam pengambilan keputusan sebagaimana dikemukakan bahwa :
Information is transformed into knowledge when it is used to make decisions and develop the corresponding actions. Therefore, we can think of knowledge as consisting of information put to work into a specific domain, enhanced by the experience and competence of decision makers in tackling and solving complex problems .
Dalam kutipan tersebut di atas juga disebutkan bahwa selain informasi, hal yang dibutuhkan dalam sebuah pengetahuan adalah pengalaman dan kompetensi dari seorang pemegang keputusan. Sejalan dengan hal tersebut, Hendrik (2003: 1) mengemukakan bahwa “pengetahuan adalah data dan informasi yang digabung dengan kemampuan, intuisi, pengalaman, gagasan, motivasi dari sumber yang kompeten “.
Dengan demikian pengetahuan dapat dijelaskan kembali sebagai kumpulan dari data dan informasi yang bertemu dengan kompetensi dan pengalaman seseorang untuk menindaklanjuti data dan informasi yang ada sehingga dapat dikembangkan untuk pengambilan suatu keputusan. Tidak seperti informasi yang hanya bersifat memberi tahu, pengetahuan harus mampu digunakan untuk proses pengambilan keputusan.
Sistem
Sebelum kita menyimpulkan mengenai apa itu sistem, berikut adalah definisi sistem dari berbagai sumber. Suatu hal dikatakan sebuah sistem ketika di dalamnya terdapat banyak komponen yang berhubungan untuk mencapai suatu tujuan, sebagaimana dikemukakan oleh Wawan dan Munir (2006: 1)  bahwa :
Sistem adalah suatu jaringan kerja dari beberapa prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu tujuan tertentu. Pengertian lain dari sistem adalah kumpulan beberapa elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu.
Selain dari yang dijelaskan di atas, komponen-komponen yang ada pada suatu sistem juga saling bergantung satu dengan yang lain, serta komponen-komponen tersebut terlihat sebagai satu kesatuan yang utuh dan memiliki kestabilan, seperti yang dikemukakan oleh Beynon dan Davies (2004: 49) bahwa:
A system might be defined as a coherent set of interdependent components which exists for some purpose, has some stability, and can be usefully viewed as a whole. Systems are generally portrayed in terms of an input–process–output model existing within a given environment
Berdasarkan hal tersebut di atas, sistem dapat pula dilihat merupakan suatu alur inpu-proses-output dalam suatu lingkungan tertentu. Dengan demikian dapat dijelaskan kembali bahwa sistem merupakan suatu kesatuan menyeluruh yang didalamnya terdapat prosedur dan komponen yang saling berhubungan dan saling bergantung dalam suatu jaringan kerja untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sebuah sistem dapat juga dikatakan suatu kesatuan yang memiliki stabilitas untuk menerima input lalu memprosesnya dan akhirnya menghasilkan suatu output.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Macam – Macam Kabel Jaringan (LAN)

Kabel Local Area Network 
Pertama kali LAN menggunakan kabel “coaxial”. Kemudian, kabel “twisted pair” yang digunakan dalam sistem telepon telah mampu membawa frekuensi yang lebih tinggi dan dapat mendukung trafik LAN. Dan saat ini, kabel fiber optik telah tampil sebagai pilhan kabel berkecepatan sangat tinggi.
Local Area Network menggunakan empat tipe kabel :
  • Coaxial
  • Unshielded Twisted Pair (UTP)
  • Shielded Twisted Pair (STP)
  • Fiber Optik
Kabel coaxial terdiri dari :                 
  • sebuah konduktor tembaga
  • lapisan pembungkus dengan sebuah “kawat ground”.
  • sebuah lapisan paling luar
Penggunaan Kabel Coaxial
Kabel coaxial terkadang digunakan untuk topologi bus, tetapi beberapa produk LAN sudah tidak mendukung koneksi kabel coaxial.
Protokol Ethernet LAN yang dikembangkan menggunakan kabel coaxial:
10Base5 / Kabel “Thicknet” :
  • adalah sebuah kabel coaxial RG/U-8.
  • merupakan kabel “original” Ethernet.
  • tidak digunakan lagi untuk LAN modern.
10Base2 / Kabel “Thinnet”:
  • adalah sebuah kabel coaxial RG/U-58.
  • mempunyai diameter yang lebih kecil dari “Thicknet”.
  • menggantikan “Thicknet”.
  • tidak direkomendasikan lagi, tetapi masih digunakan pada jaringan LAN yang sangat kecil.
Unshielded Twisted Pair
Kabel “Unshielded twisted pair” (UTP) digunakan untuk LAN dan sistem telepon. Kabel UTP terdiri dari empat pasang warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya berpilin. Pembungkus kabel memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang kawat. Kabel UTP terhubung ke perangkat melalui konektor modular 8 pin yang disebut konektor RJ-45. Semua protokol LAN dapat beroperasi melalui kabel UTP. Kebanyakan perangkat LAN dilengkapi dengan RJ-45.
Kategori UTP
Terdapat 5 kategori (level) untuk kabel UTP. Kategori ini mendukung sinyal suara berkecepatan rendah (low-speed voice) dan sinyal LAN berkecepatan tinggi. Kategori 5 UTP direkomendasikan sebagai kategori minimum untuk instalasi LAN dan cocok untuk topologi star. Tabel berikut menunjukkan masing-masing kategori :
Kategori
Performansi (MHz)
Penggunaan
Cat 1
1
Voice, Mainframe, Dumb Terminal
Cat 2
4
4 MB Token Ring
Cat 3
10
10MB Ethernet
Cat 4
20
16 MB Token Ring
Cat 5
100
100 MB Ethernet
Shielded Twisted Pair
“Shielded twisted pair” adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel (”twisted pair”).Kabel STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi EMI.
Kelemahan kabel STP
Kabel STP mempunyai beberapa kelemahan :
  • Attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi.
  • Pada frekuensi tinggi, keseimbangan menurun sehingga tidak dapat mengkompensasi timbulnya “crosstalk” dan sinyal “noise”.
  • Harganya cukup mahal.
 
Kabel Fiber Optik
Kabel Fiber Optik adalah teknologi kabel terbaru. Terbuat dari glas optik. Di tengah-tengah kabel terdapat filamen glas, yang disebut “core”, dan di kelilingi lapisan “cladding”, “buffer coating”, material penguat, dan pelindung luar.Informasi ditransmisikan menggunakan gelombang cahaya dengan cara mengkonversi sinyal listrik menjadi gelombang cahaya. Transmitter yang banyak digunakan adalah LED atau Laser.
Kelebihan menggunakan kabel Fiber Optik
Kabel Fiber Optik mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya :
  • Kapasitas bandwidth yang besar (gigabit per detik).
  • Jarak transmisi yang lebih jauh ( 2 sampai lebih dari 60 kilometer).
  • Kebal terhadap interferensi elektromagnetik.
Kabel Fiber Optik banyak digunakan pada jaringan WAN untuk komunikasi suara dan data. Kendala utama penggunaan kabel fiber optik di LAN adalah perangkat elektroniknya yang masih mahal. Sedangkan harga kabel Fiber Optiknya sendiri sebanding dengan kabel LAN UTP.
 Jaringan tanpa kabel

Jaringan Tanpa Kabel ( WIRELESS )

Jaringan tanpa kabel sebenarnya tidak sesulit sistem cable network bahkan lebih mudah. Sistem jaringan WIFI atau Wireless tidak memerlukan penghubung cable network antar computer. Bila jenis coax atau UTP cable memerlukan kabel sebagai media tranfer, dengan Wireless network hanya dibutuhkan ruang atau space dimana jarak jangkau network dibatasi kekuatan pancaran signal radio dari masing masing computer.
Keuntungan dari sistem WIFI , pemakai tidak dibatasi ruang gerak dan hanya dibatasi pada jarang jangkauan dari satu titik pemancar WIFI. Untuk jarak pada sistem WIFI mampu menjangkau area 100feet atau 30M radius. Selain itu dapat diperkuat dengan perangkat khusus seperti booster yang berfungsi sebagai relay yang mampu menjangkau ratusan bahkan beberapa kilometer ke satu arah (directional). Bahkan hardware terbaru, terdapat perangkat dimana satu perangkat Access Point dapat saling merelay (disebut bridge) kembali ke beberapa bagian atau titik sehingga memperjauh jarak jangkauan dan dapat disebar dibeberapa titik dalam suatu ruangan untuk menyatukan sebuah network LAN.
Sebelumnya, perlu diketahui bahwa ada 2 cara menghubungkan antar PC dengan sistem Wireless yaitu Adhoc dimana 1 PC terhubung dengan 1 PC dengan saling terhubung berdasarkan nama SSID (Service Set IDentifier). SSID sendiri tidak lain nama sebuah computer yang memiliki card, USB atau perangkat wireless dan masing masing perangkat harus diberikan sebuah nama tersendiri sebagai identitas.
Kedua jaringan paling umum dan lebih mudah saat ini dengan sistem Access point dengan bentuk PCI card atau sebuah unit hardware yang memiliki fungsi Access point untuk melakukan broadcast ke beberapa computer client pada jarak radius tertentu.

post by: Miftachul A.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS